Dari 40 penampilan sebagai starter di Premier League, dia mencetak 22 gol.
Secara keseluruhan, dia mengoleksi 43 gol untuk klub, meski dua musim terakhir banyak terganggu cedera dan sering dipasang di posisi yang bukan spesialisasinya.
Sebagai penyerang tengah alami, dia kerap digeser ke sayap karena persaingan dengan Robin van Persie yang sedang dalam performa terbaik.
Namun justru saat dia diberi kesempatan bermain di tengah, produktivitasnya paling tinggi.
Kepribadiannya yang percaya diri kerap disalahpahami sebagai arogan.
Tapi kabarnya, dalam lingkungan internal klub, ada harapan dia bisa lebih konsisten dalam penerapan taktik dan intensitas, baik di latihan maupun pertandingan.
Talenta yang sebenarnya tak diragukan itu, kini akan ditampilkan di klub lain.
Arsenal dikabarkan mengincar nilai transfer sekitar £10 juta untuk pemain berusia 23 tahun ini.
Bayern Munich dan sejumlah klub Serie A disebut sedang memantau situasinya dengan cermat.
Kepergian Bendtner mungkin tak mengejutkan banyak pihak, tapi tetap menjadi babak akhir yang cukup signifikan dari salah satu produk akademi muda yang pernah diharapkan jadi andalan lini serang The Gunners.


