Dalam analisisnya di Sky Sports, Walcott menyebutkan bahwa Mikel Merino—yang sesekali dimainkan sebagai penyerang tengah—saat ini terlihat lebih siap untuk laga-laga penting.
“Saya pikir Mikel Merino lebih dipercaya di pertandingan besar, dia pemain yang tahu apa yang akan dihadapi. Saya pikir Gyökeres akan menjadi pemain yang lebih berpengaruh di pertandingan besar; dia akan belajar banyak dari apa yang dilakukan Merino.”
Walcott berkata bahwa Merino memiliki pemahaman yang lebih matang dalam menghadapi pertandingan besar, sementara Gyokeres masih membutuhkan waktu untuk berkembang.
Ia bahkan percaya bahwa seiring waktu Gyokeres bisa menjadi sosok kunci, belajar dari cara Merino beradaptasi dan membaca situasi di lapangan.
Data yang Mendukung Komentar Walcott Mengenai Gyokeres
Statistik memperlihatkan bahwa Gyokeres sejauh ini baru mencetak gol Liga Primer melawan tim-tim papan bawah seperti Leeds United, Burnley, dan Nottingham Forest.
Hal ini menguatkan pandangan Walcott bahwa striker asal Swedia itu belum benar-benar menunjukkan kemampuan terbaiknya pada level tertinggi.
Meski demikian, Gyokeres baru saja pulih dari cedera otot, sehingga perannya beberapa waktu terakhir lebih sering dimulai dari bangku cadangan.
Di sisi lain, Merino tampil sangat impresif di posisi false nine, bahkan menciptakan kontribusi gol dalam tiga pertandingan Liga Primer berturut-turut.


