Kehadiran Gyokeres diharapkan bisa menambah daya gedor Arsenal, terutama setelah musim lalu mereka cukup kesulitan karena cedera yang menimpa Gabriel Jesus dan Kai Havertz. Havertz kini telah pulih dan kembali bermain, sementara kondisi Jesus masih belum sepenuhnya pulih dari cedera ACL parah yang dialaminya sejak Januari lalu.
Jesus sendiri menargetkan comeback pada akhir 2025 atau musim panas 2026. Meski proses pemulihannya berjalan positif, ketidakpastian soal kebugarannya membuat masa depannya di Arsenal mulai dipertanyakan.
Dilansir dari Sportsmole dan HandofArsenal, Direktur Olahraga Arsenal, Andrea Berta, kini mempertimbangkan opsi untuk menjual Jesus. Beberapa klub dari Eropa dan Brasil – termasuk mantan klubnya, Palmeiras – dikabarkan tertarik memboyong striker berusia 27 tahun itu, yang kontraknya akan habis dalam dua tahun ke depan.
Sebelumnya, Arsenal sempat menolak melepas Jesus di tengah musim sebelum ia cedera. Namun dengan kedatangan Gyokeres dan persaingan ketat di lini depan bersama Havertz, bukan tak mungkin Arsenal akan mengubah kebijakan tersebut.
Sejak bergabung dari Manchester City pada 2022, Jesus telah tampil 96 kali untuk Arsenal, mencetak 26 gol dan memberikan 20 assist. Meski sering diganggu cedera, kontribusinya tetap cukup signifikan saat berada dalam kondisi fit.


