“Tiba-tiba kami mulai mendengar bahwa dia akan meninggalkan klub. Itu sulit diterima, karena kami semua terbiasa bekerja dengannya setiap hari di pusat latihan,” kenangnya.
Menurut Mkhitaryan, Wenger bukan hanya pelatih, tetapi juga figur sentral yang membentuk kultur kerja di Arsenal. Kepergiannya membuat banyak pemain harus beradaptasi dengan cepat dalam situasi yang tidak mudah.
Pesan Wenger yang Tak Pernah Dilupakan
Meski masa kebersamaan mereka relatif singkat, Mkhitaryan mengaku meninggalkan Arsenal dengan satu pelajaran penting yang terus ia pegang hingga kini.
“Dia selalu mengatakan kepada kami: ‘Nikmati bermain sepak bola, itu yang paling penting,’” tutur Mkhitaryan.
Pesan sederhana namun bermakna tersebut menjadi prinsip yang terus ia bawa dalam perjalanan kariernya, baik di level klub maupun internasional.
Warisan Emosional di Emirates Stadium
Bagi Mkhitaryan, bermain untuk Arsenal dan dilatih oleh Arsène Wenger adalah pengalaman yang mungkin singkat, tetapi penuh makna. Ia mengaku berharap bisa memiliki waktu lebih lama di bawah kepemimpinan sang manajer legendaris.
Kenangan tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kariernya, sekaligus bukti bahwa Arsenal tetap memiliki tempat istimewa di hati para pemain yang pernah membelanya.


