Seperti halnya McPhail, Afonin juga belum menembus tim senior Shamrock.
Langkah Arsenal mendatangkan Ozhianvuna serta memberi panggung trial bagi Afonin dan McPhail merupakan bagian dari strategi klub membangun jaringan pencarian bakat yang kuat di Irlandia dan Irlandia Utara.
Tujuannya jelas, menjadi yang terdepan dalam mengamankan talenta muda dari kawasan tersebut.
Hubungan baik dengan manajemen Shamrock Rovers, termasuk pelatih Stephen Bradley, mantan pemain muda Arsenal hingga 2005, diyakini turut mempermudah proses ini.
Sementara itu, para penggemar Arsenal tentu sudah mengenal nama-nama seperti Ethan Nwaneri, Myles Lewis-Skelly, dan Max Dowman.
Namun, gelombang talenta Hale End berikutnya kini mulai mencuri perhatian.
Salah satunya adalah penyerang 17 tahun Andre Harriman-Annous, yang tampil mengesankan saat tampil sebagai starter di laga EFL Cup kontra Brighton & Hove Albion.
Ia hampir mencetak gol sebelum tembakannya ditepis Jason Steele dan disambar Bukayo Saka menjadi gol.
Dari lini belakang, ada bek tengah 16 tahun Marli Salmon yang ikut serta dalam tur pramusim ke Asia dan masuk daftar 20 talenta muda terbaik Premier League versi The Guardian pada Oktober lalu.
Salmon dan Harriman-Annous kini memperkuat skuad U-18 Arsenal, sementara Jack Porter (17 tahun) sudah naik level ke tim U-21 dan sempat mencatat sejarah sebagai starter termuda Arsenal di EFL Cup melawan Bolton Wanderers, rekor yang sejak itu diambil alih oleh Dowman.
Tak ketinggalan, adik kandung Ethan Nwaneri, Emerson Nwaneri, juga mencatatkan tonggak penting dalam karier mudanya setelah menjalani debut di tim U-18 bulan lalu, memperkuat kesan bahwa masa depan Arsenal tengah berada di tangan yang tepat.


