Meski kontrak Rice saat ini berlaku hingga 2028, klub berupaya mengamankan jasanya dalam jangka panjang, terutama setelah menyelesaikan kesepakatan lisan Bukayo Saka hingga 2030. Langkah ini menunjukkan strategi Arsenal dalam mempertahankan pilar-pilar utama untuk proyek jangka panjang Mikel Arteta.
Penampilan Rice dalam laga-laga penting—seperti kemenangan derby melawan Tottenham dan kemenangan Liga Champions atas Bayern Munich—membuatnya menjadi pemain yang nyaris tak tergantikan. Arteta bahkan menyebut Rice sebagai pemain yang “istimewa” dan masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Stabilitas untuk Masa Depan Arsenal
Menjelang periode padat pertandingan di akhir tahun, mengamankan masa depan Rice menjadi langkah vital bagi Arsenal. Kinerja luar biasa di lapangan kini diimbangi dengan pengelolaan skuad yang matang di luar lapangan, menggarisbawahi kemajuan besar klub dalam upaya meraih gelar liga untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.


