Beberapa komentar dari fans menekankan betapa pentingnya kemenangan ini, bukan hanya sebagai trofi, tetapi juga sebagai pembuktian mental tim setelah melewati masa sulit.
Kemenangan atas tim-tim besar dan konsistensi sepanjang musim menjadi bukti nyata dari pertumbuhan skuad di bawah asuhan Arteta.
Ada juga harapan dari suporter agar Arsene Wenger, mantan manajer legendaris, bisa hadir dalam parade sebagai bentuk penghormatan.
Beberapa penggemar menyarankan agar lagu The Angel oleh Louis Dunford dimainkan secara langsung selama acara, mengingat lagu tersebut telah menjadi simbol identitas suporter Arsenal.
Upaya untuk menyelenggarakan siaran langsung dari dalam parade juga mencuat, dengan sejumlah fans ingin mengikuti momen secara virtual melalui kamera kepala.
Banyak yang berharap agar tim bisa merayakan dengan membawa dua trofi, jika berhasil mengalahkan PSG di final Liga Champions.
Atmosfer kegembiraan terasa di seluruh komunitas pendukung, baik yang berada di London maupun yang tersebar di seluruh dunia.
Beberapa fans bahkan menyatakan akan melakukan perjalanan jauh hanya untuk hadir dalam parade, meski baru tiba dari Budapest dini hari sebelumnya.
Ini adalah momen yang tidak hanya mengukir sejarah klub, tetapi juga memperkuat ikatan antara tim, manajemen, dan basis suporter yang setia.
Arsenal berharap perayaan ini bisa menjadi kenangan abadi bagi semua yang terlibat dan menyaksikannya secara langsung maupun dari jarak jauh.
COYG tetap menjadi semangat yang mengalir di setiap hati pendukung The Gunners.


