Bagi AC Milan, skema tersebut menjadi satu-satunya jalan agar transfer ini bisa terwujud tanpa mengganggu struktur keuangan klub.
Posisi Gabriel Jesus di Arsenal Mulai Terdesak
Di sisi lain, Gabriel Jesus tengah berada dalam situasi yang tidak ideal di Arsenal. Meski tetap dipercaya oleh Mikel Arteta, persaingan di lini depan semakin ketat.
Kehadiran Viktor Gyökeres, yang didatangkan pada musim panas, serta kontribusi pemain lain seperti Kai Havertz dan Leandro Trossard, membuat menit bermain Jesus tidak lagi konsisten.
Selain itu, munculnya opsi penyerang alternatif dalam skema Arteta turut mengurangi peran striker berusia 28 tahun tersebut di paruh musim.
Piala Dunia 2026 Jadi Faktor Penentu
Menjelang Piala Dunia 2026, Gabriel Jesus dikabarkan ingin memastikan tempatnya di tim nasional Brasil. Untuk itu, ia membutuhkan waktu bermain reguler di level klub.
Situasi ini membuat peluang peminjaman ke AC Milan menjadi opsi yang menarik, terutama jika Rossoneri mampu menjanjikan peran penting dalam sistem Massimiliano Allegri.
Jika kesepakatan tercapai, kepindahan ke Serie A bisa menjadi solusi ideal bagi semua pihak: AC Milan mendapatkan penyerang berpengalaman, Arsenal mengelola skuadnya, dan Jesus memperoleh menit bermain yang sangat dibutuhkan.


