LONDON – Arsenal meraih kemenangan krusial 1-0 atas West Ham United dalam pertandingan penuh tensi di London Stadium, langkah penting menuju gelar Premier League pertama sejak 2004.
Kemenangan ini semakin bernilai setelah wasit membatalkan gol penyeimbang West Ham di masa injury time, keputusan yang menuai kontroversi namun dipuji Mikel Arteta sebagai bukti keberanian tim wasit.
Dalam konteks persaingan sengit di papan atas klasemen, setiap poin menjadi penentu, dan keputusan akhir tersebut menjaga keunggulan dua poin Arsenal di puncak klasemen.
Kemenangan dramatis ini membuat Arsenal tetap mengendalikan nasib mereka sendiri dalam perburuan gelar juara dengan dua laga tersisa di musim ini.
Kontroversi Injury Time dan Peran Kunci VAR
Pada menit keenam injury time, West Ham mendapat peluang emas menyamakan kedudukan melalui sepak pojok yang berujung kekacauan di kotak penalti Arsenal.
Callum Wilson berhasil mendorong bola masuk setelah bantingan badan, namun wasit Chris Kavanagh membatalkan gol setelah melakukan peninjauan VAR.
Keputusan tersebut didasarkan pada pelanggaran Pablo terhadap kiper David Raya yang dinilai menghalangi pergerakan sang penjaga gawang.
Arteta menilai bahwa keputusan ini sangat sulit namun tepat, mengingat kondisi kacau di area penalti yang mempersulit pengambilan keputusan secara instan.
Arteta: Wasit Harus Berani dalam Situasi Tertekan
Mikel Arteta secara terbuka memuji keberanian ofisial pertandingan karena bersikap tegas dalam situasi genting yang bisa mengubah arah gelar juara.


