spot_img
13.8 C
London
HomeBerita ArsenalGabriel Jesus Cetak Gol, FA Kini Dihadapkan pada Dilema Aturan

Gabriel Jesus Cetak Gol, FA Kini Dihadapkan pada Dilema Aturan

LONDON – Gabriel Jesus akhirnya kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah pulih sepenuhnya dari cedera, sekaligus membantu Arsenal meraih kemenangan meyakinkan atas Aston Villa.

Laga tersebut bukan hanya sarat gengsi, tetapi juga penuh emosi, dengan The Gunners kini unggul enam poin dari tim asuhan Unai Emery.

Atmosfer pertandingan terasa panas sejak awal hingga peluit akhir. Ketegangan tak hanya terjadi di atas lapangan, tetapi juga berlanjut setelah laga usai, seiring euforia kemenangan Arsenal dan kekecewaan kubu tamu.

Selebrasi yang Kembali Mengundang Perhatian

Arsenal bukan sekali ini menjadi pusat perdebatan soal selebrasi. Dalam beberapa kesempatan, para pemain The Gunners kerap menuai kritik—mulai dari dianggap terlalu berlebihan, terlalu dini, hingga dinilai melampaui batas. Kali ini, sorotan kembali tertuju pada Gabriel Jesus.

Usai mencetak gol, penyerang asal Brasil tersebut merayakannya dengan melepas jersey dan memperlihatkan pesan di kaus dalamnya bertuliskan, “Aku milik Yesus.” Pesan tersebut bukan hal baru di dunia sepak bola.

Selebrasi Gabriel Jesus diketahui terinspirasi oleh legenda Brasil, Kaka, yang pernah menampilkan pesan serupa saat AC Milan menjuarai Liga Champions pada 2007.

Namun, konteks aturan sepak bola modern membuat selebrasi tersebut berpotensi menimbulkan masalah.

Aturan FA Soal Pesan di Perlengkapan Pemain

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memiliki regulasi ketat terkait perlengkapan pemain. Dalam Peraturan FA Nomor 4 disebutkan bahwa pemain dilarang menampilkan slogan, pernyataan, atau gambar yang bersifat politik, agama, atau pribadi—termasuk pada pakaian dalam yang terlihat saat pertandingan.

spot_img

latest articles

explore more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here