LONDON – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali membuat keputusan yang mencuri perhatian dunia internasional.
Kim Jong Un disebut telah mengizinkan warga Korea Utara untuk menonton film dokumenter Prime Video: All or Nothing – Arsenal, meski negara tersebut dikenal sangat ketat dalam mengatur akses media dari luar negeri.
Informasi ini mencuat dari sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Mrwhosetheboss, yang tengah mengulas smartphone selundupan dari Korea Utara.
Dalam ulasan tersebut, sang YouTuber menemukan berbagai konten yang sudah dimuat di perangkat tersebut, termasuk potongan video dari serial dokumenter Arsenal.
Di salah satu cuplikan, terlihat sosok yang menyerupai Mikel Arteta, seolah menjadi bagian dari konten yang “disetujui” untuk ditampilkan pada perangkat tersebut.
Temuan ini pun memunculkan dugaan bahwa pemerintah Korea Utara membuka sedikit ruang terhadap tayangan tertentu dari luar negeri—tentu dengan pengawasan ketat.
Korea Utara Terkenal Ketat Mengatur Konten Media
Korea Utara memiliki regulasi yang sangat ketat terkait akses media luar negeri. Kebijakan tersebut bertujuan menghalangi pengaruh asing dan menjaga ideologi negara.
Warga yang kedapatan mengakses konten yang tidak disetujui dapat menghadapi hukuman berat, mulai dari kerja paksa hingga hukuman mati.
Liga Inggris Mulai Diizinkan, TAPI Diatur Ketat!
Beberapa waktu sebelumnya, Kim Jong Un dilaporkan mulai mengizinkan tayangan Liga Inggris untuk masuk ke Korea Utara. Namun izin tersebut disertai dengan banyak pembatasan.


